Arif Rachmat Pengusaha Yang Hobi Bantu Sesama

Siapa yang tidak mengenal Arif Rachmat. Pria bernama lengkap Arif Patrick Rachmat ini adalah putra dari T.P. Rachmat, pendiri Grup Triputra dan merupakan CEO dari PT Triputra Agro Persada Group. Pantas jika Arif merupakan satu dari sekian pimpinan perusahaan yang bisa mendapat penghargaan Indonesia Most Admired CEO 2017. Bukan hanya bisa menjadi seorang CEO dambaan dari segi bisnis, Arif juga ternyata adalah seorang yang serius menjalankan berbagai aktivitas sosial di bawah bendera Yayasan Gerakan Kepedulian Indonesia (GKI).

Sebagai salah satu pengusaha sawit terbesar di Indonesia, Arif tidak hanya fokus pada perkembangan bisnisnya saja. Seperti dilansir dari Swa, dalam pandangan Arif, sebenarnya efek paling besar pada masyarakat bukan dari aksi sosial, donasi atau gerakan filantropi yang dilakukan dia atau keluarganya. Namun, justru dari efek ekonomi yang ditimbulkan karena bisnis perusahaan yang terus tumbuh. TAP yang dibangun 11 tahun lalu dengan mengandalkan lima orang, sekarang sudah mempekerjakan 3.000 karyawan.

“Kalau jumlah karyawan 3.000 orang itu dikali empat, yang merupakan jumlah anggota keluarga mereka, berarti sudah 12.000 yang ditanggung TAP,” jelas Arif pada Swa.

Bukan hanya karena menyandang status sebagai salah satu CEO idaman lantas Arif giat dalam kegiatan sosial. Ia telah aktif dalam kegiatan sosial sejak ia tinggal di negeri Paman Sam. Ketika masih bekerja di General Electric di Amerika Serikat, ia pernah melibatkan diri dalam aksi Habitat for Humanity. Habitat for Humanity sendiri merupakan gerakan yang berupa pembangunan rumah buat masyarakat tidak mampu di sana. Saat dia kembali ke Indonesia pada 2005, setahun kemudian ia dan istri mencari kegiatan sosial yang bisa untuk mereka kerjakan. Atas ajakan seorang sahabat, Arif dan Titin sang istri terlibat dalam kegiatan membantu orang yang hidup dari sampah.

“Hari pertama di sana kami bersih-bersih, community development warga sekitar Sungai Ciliwung,” kisahnya.

Bersama dengan GKI, ia kemudian berhasil membangun 36 rumah sederhana di daerah Karawaci untuk masyarakat kurang mampu. Dan aksi ini memang terinspirasi dari gerakan Habitat for Humanity yang pernah diikutinya.

Kepedulian Arif sendiri tercermin dari program perusahaannya dalam menjaga lingkungan. PT Triputra Agro Persada memiliki program-program khusus, salah satunya program ‘Desa Anti Api’ yang diperuntukan bagi pencegahan kebakaran lahan. Bahkan pada tahun 2015, tidak ada lahan yang mengalami kebakaran. Perusahaan yang ia pimpin pun giat membantu yayasan perlindungan orangutan atau BOS di Kalimantan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *